Dearryk Theory : Berperang Lewat Kata

Advertisement
advertisement
Perhatian : Ini bukan untuk memicu perang, provokasi, atau lain-lainnya yang bersifat negatif. hanya untuk pengetahuan!

Saya menulis postingan ini sambil menonton tvOne. ada sebuah SIMULASI dari tandef tentang perang antara Malaysia vs Indonesia. "perang" adalah kata yang paling kita tidak sukai bersama. kenapa? karena ada sebuah pepatah yang mengatakan "Menang jadi arang, kalah jadi abu." artinya kalau terjadi perang, yang menang atau yang kalah sama saja rugi.

Nah, dari pada kita "berperang" dalam arti sesungguhnya. bagaimana kalau kita "berperang" ilmu? saya yakin, dengan orang-orang Indonesia yang sudah terbukti pandai dan pintar. kita pasti akan menang, toh kita tidak akan rugi.

Tapi, dari pada kita sibuk perang sana perang sini, lebih baik kita nge-blog saja karena kita blogger. kalau perlu, kita buktikan kalau kita memang lebih baik dari pada mereka. kita tunjukan kemampuan blogging kita, kalahkan mereka lewat kata-kata kita.

Bersiaplah di dasbor masing-masing, siapkan infantri kata, kemudian luncurkan roket dan rudal ide, kalau perlu serang dengan tank ilmu, dan akhiri dengan kavaleri berbagi. pastilah kita akan menang dalam "perang".

Dahulu kala, orang Malaysia datang ke Indonesia untuk belajar. tapi, anehnya sekarang kitalah yang belajar kesana. kenapa? baca dulu DISINI. apakah anda sudah mengerti?

Saya berani jamin kalau Indonesia itu lebih baik dari pada negara manapun. bahkan bisa dikatakan negara paling kaya di bumi. tapi, sayangnya karena terlalu dimanja oleh alamnya, orang-orang Indonesia jadi terlalu malas untuk merawat dan mengerti keadaan alamnya yang sudah tidak kuat.

Bedakan dengan negara tetangganya, negara lainnya begitu "miskin" bahkan dulu mereka belajar dari Indonesia. saya pernah mendengar kalau dulu Indonesia adalah macan Asia. tapi, sekarang sang macan masih tertidur. sang macan belum mati. sang macan hanya tertidur pulas dalam mimpi abadinya.

Nah, apakah dengan keadaan seperti ini, sang macan Asia akan terbangun dan mengaum lagi?

Mari kita tunggu, kebangkitan sang macan. Bangkitlah SANG MACAN ASIA!!!!!
Advertisement
advertisement
Dearryk Theory : Berperang Lewat Kata | Ari Kurniawan | 5

10 Komentar:

  1. Saya suka dg judul tulisan ini mas. Meski umumnya kita takut perang, tapi membaca kata "perang" kita suka. Krn kata itu membangkitkan adrenalin. Dan perang yg cerdas memg dg kata-kata. Bkn dg emosi. Saya blm pernah dua orang berkelahi krn perang dg kata-kata (pikiran), justru org yg suka perang kata itu menjadi kawan yg menarik. Lebih menarik dari kawan yg "yes men". Dan kita sama2 dpt untung: Sama2 jd cerdas dan tajam!

    BalasHapus
  2. Memang, pak. kalau punya teman dari hasil "perang kata" kayaknya gimana gitu. namun, sebelum punya teman dari "perang" tersebut.

    Kita harus ikut berperang, adrenalin kita akan terpacu untuk selalu bisa mematahkan setiap katanya. Kalah, tidak masalah. karena kita tambah pitar juga pada akhirnya.

    BalasHapus
  3. hahag...
    betul mas...mari kita semarakan keadaan ini agar semakin "memanas"...kita tunjukkan kalau kita bisa...kita sebagai blogger harus menunjukkan kita jauh.......lebih berkualitas dari mereka...yaitu dengan blogging tentunya...
    hahag...
    kalau masalah macan saya rasa macan itu tidak tidur...tapi sekarang sudah ompong...masih sering berkoar di kandang tapi kalah tanding di luar...kayak Indonesia saat ini...sehingga yang seharusnya muncul adalah Burung Garuda kita yang dulu menyelamatkan Indonesia...saat ini dia sedang sibuk menelurkan bakat-bakat blogger baru seperti anda...dan ketika sudah saatnya mari kita terbang bersama mengarungi dan memerdekakan dunia blogging ini...saya perkutut airlines siap menemani perjalanan anda...merdeka!(sudah lewat denk...)

    BalasHapus
  4. Kalau nanti jadi "perang", Pak Anas pegang Basoka, Mas Ayub pegang AK-47, saya pegang ketapel. kalau Indonesia vs Malaysia, Indonesia mungkin menang. pakai saja para dukun santet... hehe...

    *Sepertinya Sang Garuda sudah mulai mengepakan sayapnya, mas. buktinya sudah banyak sekali lahir bakat-bakat baru disegala bidang.

    BalasHapus
  5. Okey Mas Ayub,
    Atas nama Blogernas Air Lines saya juga sudah siap meluncur. Eng ing eeeeng...............!

    BalasHapus
  6. tjahahag....
    walah saya nggak ikutan ahh...saya mau tiduran saja di rumah mas...mungkin saya akan menyaksikan dengan jelas setiap gerak-gerik anda dari televisi...hehe

    ea mas...semakin banyak dan semakin bertambah...sayang mereka belum bisa terpakai...karena bangsa ini masih memikirkan yang jauh lebih berkuasa untuk digunakan....

    BalasHapus
  7. >>> Pak Anas
    Perkutut Airlines dan Blogernas Air Lines? lebih aman yang mana ya? takut kecebur laut sebelum siap berperang.

    >>> Mas Ayub
    Wah... masak saya saja yang masuk TV? oh ya, kalau bertiga gak muat soalnya. hehe...

    *Tenang, mas. bentar lagi, siapa tau Pak Anas mau jadi mentri blogging dan bisa memberi pengaruh.

    BalasHapus
  8. wakakka...
    saya sarankan perkutut airlines saja mas...fasilitas lengkap seperti taman sorga blogernas...hehe...
    ea amin semoga nanti ada benar-benar mentri blogging jadi kita akan segera dibebaskan sari segala macam tipu daye jurus blogging sehat...hehe...

    BalasHapus
  9. Perkutut Airlines seperti taman sorga blogernas? keren juga tu, mas. jadi, si pilot juga sibuk nge-blog. nggak takut pesawatnya kecebur?

    Semoga cepet ada, mas. kalau tidak, tunggu saya jadi presiden aja.. hahag....

    BalasHapus
  10. wakaka...
    tenang saja perusahaan kami menggunakan sistem navigasi otomatis kog...hehe...

    walah nunggu 40 tahun lagi dong...hehe...lamanya...

    BalasHapus