Terjun Bebas Lepas

Advertisement
advertisement
Setelah puas membalas beberapa komentar dan berkunjung ke beberapa blog untuk mencari si kodok. akhirnya saya kembali ke dasbor blog ini tanpa membawa hasil ide untuk posting. tapi, saya baru sadar ada tambahan pada menunya. kalau dahulu kala hanya ada Posting, Komentar, Pengaturan dan Rancangan. hari ini, bertambah satu lagi yaitu Statistik.

Padahal waktu ini hanya ada di Blogger in Draft, ternyata cepat sekali diluncurkan. setidaknya itu bisa membantu saya untuk membuat rapor blog ini. dan untuk membandingkan hasilnya setiap hari. semacam evaluasi gitu deh....

Kembali ke kodok...

Selama ini, banyak sekali blogger yang terlalu terpaku pada satu topik. mereka hanya menulis sesuai keahlian mereka, padahal mereka ingin menulis yang lain. tapi, karena blognya sudah terpaku pada satu topik khusus, jadi sangat sulit untuknya menulis hal yang kurang nyambung. salahkah hal tersebut? Tidak!

Disinilah dibutuhkan yang namanya, pembungkus kado. Apa itu?

"Pembungkus Kado" adalah cara kita mengemas suatu tulisan hingga tulisan tersebut begitu enak ketika dimakan mata pengunjung. Tapi, disinilah masalahnya. walaupun setiap orang punya perbedaan, tapi entah kenapa cara pengemasan tulisan di beberapa blog cenderung sama.

Padahal, seperti yang sering saya tulis di yang lalu-lalu. belum ada peraturan dasar dan baku dalam blogging, yang mengatur tentang menulis. kita bebas untuk menulis, mau nulis soal mantan pacar anda yang datang dan membuat pacar atau istri anda cemburu atau bahkan mertua anda yang ngomel-ngomel karena tidak dibelikan baju buat lebaran nanti.

Jika anda pandai dalam "membungkus kado", maka cerita-cerita sederhana macam itu bisa saja menjadi cerita yang menarik pengunjung. bahkan bisa membuat para pengunjung menangis, tertawa, sedih bahkan ikut simpati pada anda.

Nah, rasanya menulis di blog itu seperti Terjun dari ketinggian 10.000 meter tanpa memakai parasut. rasanya seperti bisa terbang, tapi bebas dan lepas dari segalanya.

Jadi, kalau menulis di blog itu adalah kebebasan, kenapa anda harus ikut-ikutan cara "membungkus kado" orang lain?

Cobalah cara anda sendiri. siapa tau, cara anda jauh lebih DASYAT dari pada cara orang yang anda ikuti selama ini.
Advertisement
advertisement
Terjun Bebas Lepas | Ari Kurniawan | 5

6 Komentar:

  1. yups, bnr bgt "BE YOUR SELF"

    BalasHapus
  2. pasti itu, sob. kalau kita pura-pura jadi orang lain, nggak ada gunanya. karena setiap manusia itu diciptakan berbeda.

    Bagaimana pun caranya, sekalipun oprasi plastik dan meniru setiap gerak-geriknya. tetap tidak akan sama!

    BalasHapus
  3. hemmm...benar sich mas...tapi kalau terlampau jauh melancongnya ya kesannya jelek...misal saja nich saya punya blog musik karena saya sangat hobi bermusik...saya sering posting cara menyetel kentrung dan gitar...tapi karena saya anak STM otomotif saya ingin share tentang otomotif...misal saja tiba-tiba saya posting...cara menyetel noken arm satria Fo dengan kilat!...hahag...bisa-bisa pembacanya bilang..."weleh...mas Ayub mau bikin bengkel di blogger.com ea?"...hehe...

    kalau menurut saya itu sah-sah saja asal tidak melancong jauh dari tema awal...hal umum dan pengalaman tentunya karena itu bersifat mendunia dan siapapun bisa menerima asal tidak menyebrang ke tema spesifik lainnya...(apakah maksud mas Dearryk seperti itu?

    lagi-lagi contoh...maaf kesannya menggurui tapi saya hanya ingin berpikir kritis untuk tulisan ini...hehe...
    misal blog saya tadi tentang musik...maka hubungannya dengan otomotif ea mungkin bisa berbunyi seperti ini..."Suara Klakson String Nada Sopran"(maksud saya sirine mobil)...kemudian kupas sedikit dan kita kaitkan dengan masalah musik...mungkin begitu mas...tapi saya jujur saya sendiri pun masih belum bisa seperti itu total dan masih sering kecampuran dengan artikel lain...hahag...lebih tepatnya saya masih teori tanpa praktek...tapi yang saya bahas adalah masalah umum kayak keseharian...
    semoga komentar saya tidak meleset...hehe...

    BalasHapus
  4. Benar, mas. persis begitu maksud saya, boleh saja menulis sesuatu yang lain. tapi jangan terlalu melenceng dari tema awalnya.

    dan yang saya bahas adalah cara/gaya penyampaian setiap orang. kalau masalah isinya, terserah para blogger saja. tapi, gayanya harus murni dari hati nurani. jangan tiru sana sini.

    Saya tidak masalah pada komentar mas ayub. karena saya memang harus berguru pada banyak guru. baiknya diambil, jeleknya dikasi kucing.

    BalasHapus
  5. Hmm .. saya juga mau ikut nih.
    Benar itu apa yg kamu tulis mas Dearryk.
    Tulis saja ttg siapa apa dan dimana saja. Tapi jangan lupa "rebus" dengan konten spesifik blog kita. Sehingga contoh yg ditulis mas Ayub tdk terjadi.....

    Dan soal gaya,
    Asal kita menulis "bebas Lepas", PASTI
    Itu adalah gaya kita sendiri, asli
    Dan asal ASLI biasanya pasti enak.

    Seribu merk tiruan Nasional tetap akan dinilai di bawah Nasional,
    Tapi dengan mengibarkan merk sendiri, pasti akan ada daya tarik tersendiri...

    BalasHapus
  6. Benar itu, pak. hal apa saja sebenarnya bisa saja ditulis, tapi jangan lupa sedikit diberi "bumbu" dan jangan lupa "dimasak". agar lebih enak ketika disantap pengunjung.

    Seperti kata bapak, kalau pakai merk tiruan walaupun sudah Internasional. tapi, tetap saja akan dibawah itu. lebih baik membuat merk sendiri, walau hasilnya masih akan dibawah. tapi lebih mudah dikibarkan dan menjulang

    BalasHapus