Dearryk Theory :Versi Ketiga Yang Terlupa

Advertisement
advertisement
Beginilah nasib dari versi ketiga Dearryk Theory. Setelah dipikir-pikir, akhirnya saya memutuskan untuk meluncurkan pada awal minggu ini. Ada dua alasannya, pertama karena takut akan banyak ulangan mulai besok. kedua, karena sekarang lagi ada ide yang berjalan kesana kesini di otak saya.

Dearryk Theory versi ketiga ini akan sama saja seperti versi-versi sebelumnya. mirip seperti versi pertama dan kedua. tapi, bedanya adalah kali ini materi yang disajikan akan lebih ringan tapi berbobot. Itu pun kalau saya bisa.

Judul bagian pertama versi ketiga ini adalah "Versi Ketiga Yang Terlupa",

Kenapa terlupa?

Hal ini ada hubungannya dengan yang namanya pembaca. kalau dari pemantauan saya, ada dua jenis pembaca secara garis besar. yaitu, pembaca tau dan pembaca sesat.

Pembaca tau adalah pembaca yang memang tau pada blog/website kita, jadi dia mencarinya di mesin pencari atau mengetik alamatnya langsung. niatan dari pembaca tau ada dua.

1. mencari informasi yang dibutuhkan.

2. sekedar mampir atau berkomentar.

Sedangkan, pembaca sesat bukan pembaca yang menganut aliran sesat. tapi, pembaca yang salah masuk alamat. mereka biasanya tidak tau blog/website kita, mereka hanya mengetikan keyword di mesin pencari. tapi, karena kurang paham. mereka akan tersesat dan malahan masuk ke blog/website kita.

setelah menjadi tersesat, maka ada dua hal yang akan dilakukan pembaca sesat.

1. langsung cabut, pergi dan tidak kembali lagi.

2. memberikan tanda jejak dan berubah menjadi pembaca tau.

Pembaca tau biasanya jumlahnya lebih sedikit dari pada pembaca sesat. ditambah lagi, pembaca sesat lebih lama menghabiskan waktunya browsing dan berinternet dibanding pembaca tau.

Sekarang saya menulis versi ketiga dari Dearryk Theory, sampai kapan postingan ini akan bertahan di halaman utama blog ini? mungkin sampai saya update yang terbaru bukan?

seperti hal diatas, kalau pembaca tau lebih sedikit dari pembaca tersesat. maka, berapa orang yang akan tau tentang postingan kali ini? dan berapa orang yang tidak tau?

Dalam beberapa hari, minggu atau bulan. pastilah postingan ini akan terlupakan dan tidak hangat lagi. mirip seperti tahi ayam. awalnya saja yang katanya hangat, lama-lama pasti akan dingin.

Nah, sekarang bagaimana caranya membuat setiap postingan itu tidak terlupakan?

kalau menurut saya, ada dua caranya.

1. membuat kesan yang mendalam di sebuah posting, buatlah kesan kalau itulah postingan satu-satunya yang memiliki kesan tersebut. caranya? buat yang orisinil dan tentu saja, bukan hasil copas.

2. buatlah postingan yang masuk dalam satu seri, hal itu membuat semua postingan di dalamnya jadi lebih diingat dan mudah untuk ditemukan. kalau perlu, buatlah yang menarik dan terlihat baru.
Advertisement
advertisement
Dearryk Theory :Versi Ketiga Yang Terlupa | Ari Kurniawan | 5

2 Komentar:

  1. hehe...saya juga beberapa hari kemarin kedatangan 2 sampai 4 orang pembaca sesat yang masuk ke blog saya untuk mencari informasi mudik. ada yang langsung pergi dan ada yang membaca sangat lama. hemm...kalau lihat tulisannya mungkin yang dimaksud pembaca sesat adalah mereka yang masuk dari search engine mungkin. dan pembaca yang tau biasanya teman blogwalking kita. saya memang meragukan apakah setiap tulisan saya akan memiliki pengaruh dan kenangan bagi orang lain mas. saya lihat hanya ada beberapa saja yang memang tertarik dan beberpa lainnya tidak tertarik sama sekali. dan saya ingin bertanya maksud dari postingan satu seri itu gimana ya? satu label atau satu bahasan konten?

    BalasHapus
  2. kalau saya, pernah kedatangan turis sesat dari manca negara saat menulis postingan berjudul "CAT".

    kalau menurut saya, postingan satu seri itu. postingan yang satu label atau satu bahasan. misalkan labelnya : "Template blog" kan tidak mungkin isinya tentang cara bermain petak umpet.

    dan walaupun labelnya "Template blog", jika dimasukan tentang sidebar atau header. tetap satu topik bahasan. yaitu, tampilan blog.

    BalasHapus