Perubahan Itu Ada

Advertisement
advertisement
Hari ini sepertinya adalah hari yang penuh suka cita. penuh dengan kesenangan dan kesedihan. senang karena koneksi internet sudah kembali normal. tapi, sedihnya karena tidak bisa 100% aktif menulis dan berselancar di internet.

Saya masih ingat dengan blog pertama yang saya buat, alamatnya aishiterudeari.blogspot.com. waktu itu saya belum tau SEO, belum tau promosi, bahkan belum tau caranya blogwalking dan berkomentar. blog itu hanya saya update beberapa kali. tapi, akhirnya saya bosan dengan dunia blogging dan memutuskan berhenti. blog itu pun terbengkalai selama beberapa minggu.

Kemudian, keinginan untuk nge-blog kembali muncul ketika banyak masalah yang menimpa saya dan tidak ada yang bisa diajak berbagi. jadi, blog tersebut aktif. jujur, saya tidak tau apakah ada orang yang mengunjungi blog itu.

Apakah anda ingin tau seperti apa blog itu sekarang?

Jika iya, tulisan yang anda baca ada di blog tersebut. apakah anda bingung? pastinya tidak. blog tersebut sudah menjadi blog ini dengan mengubah nama dan alamatnya.

Jadi apa maksud tulisan ini? saya ingin menunjukan sebuah perubahan yang sebenarnya beserta contohnya. apakah anda pernah membayangkan, kalau blog yang dibuat anak kelas 1 SMP waktu itu. bisa jadi blog yang cukup buruk seperti ini?

Walau blog ini adalah hasil contekan, nyontek template dari blogger.com, nyontek ide dari banyak blog dan nyontek tutorial dari ratusan blog. tapi, satu hal. saya bangga memiliki blog ini. karena saya membuatnya sendirian.

Saya belajar dari membaca berbagai tutorial dan belajar menulis dengan membaca tulisan para blogger yang sudah lama "berkeliaran" di dunia blogging.

Perubahan itu sebenarnya ada, bukan perubahan seperti power rangers atau ultraman. tapi, perubahan ke arah yang lebih baik. kalau kita mau, kita bisa melakukan perubahan pada apapun. tapi, utamakan dulu perubahan pada diri kita sendiri.

Setelah anda merasa diri anda berubah ke arah yang lebih baik, maka mulailah "menginfeksi" orang-orang terdekat anda. jika anda bingung perubahan seperti apa. ada contoh mudahnya

Bagaimanakah anda mengisi waktu luang anda? jalan-jalan bareng teman? keluyuran? balapan? tawuran? main-main? pergi dengan pacar dan bermesraan di tempat sepi? atau hanya tidur di kamar?

Waktu luang itu sebenarnya lebih berharga dari waktu yang ada pakai untuk rutinitas. jadi, isilah dengan hal-hal yang lebih berguna dan bermanfaat. contohnya : membaca, belajar, olahraga, blogging, atau lakukan hobi anda yang positif.

Sekali lagi, PERUBAHAN ITU ADA
Advertisement
advertisement
Perubahan Itu Ada | Ari Kurniawan | 5

4 Komentar:

  1. benar saja saat saya ketik alamatnya tidak ditemukan...rupanya sudah bertrasformasi jadi blog ini...hehe

    wakaka...ea semoga saja perubahan itu selalu ada...dan saya yakin kapanpun selalu ada kenikmatan dibalik perubahan...hehe...dan yang lebih lagi semoga saja perubahan itu baik...tidak menyimpang dari jalannya...

    wah...tapi sayang seribu sayang...saya juga masih meluangkan waktu buat jalan-jalan dan waktu luang saya pakai buat blogging...hehe...

    BalasHapus
  2. saya mengalami penurunan...
    (perubahan = minus sekian, hehehe)

    BalasHapus
  3. Ini sebuah motivasi dan daya dorong untuk mau membetot diri untuk berubah. Dan itu adalah salah satu hukum alam yang tidak terbantah. Siapa yang tidak mau berubah, akan digilas oleh zaman. Dan blogger yang tidak mau berubah juga akan digilas oleh blogger lainnya. Maka berbahagialah para blogger yang mau dan senang melakukan perubahan, seperti pemilik blog ini....

    BalasHapus
  4. >>> mas Ayub
    Benar mas, perubahan itu haruslah ke arah yang lebih baik dan sesuai arah yang positif. kalau yang lebih buruk, lebih baik jangan.

    saya juga masih meluangkan waktu untuk jalan-jalan, belajar, dan mengerjakan tugas-tugas.

    >>> secangkir teh dan sekerat roti
    Wah.... berarti harus berubah lagi tu, sob. harus ke arah yang lebih baik.

    >>> Pak Anas
    Perubahan memang hukum alam, seperti revolusi manusia. jika dulu nenek moyang kita tidak mau berubah, mungkin sekarang kita tidak bisa nge-blog seperti ini.

    Wah... saya termasuk blogger yang patut bahagia ya,pak?

    BalasHapus