Saatnya Kurangi Bicara dan Banyak Kerja

Advertisement
advertisement
Jaman sekarang ini, banyak sekali orang yang mengatakan dirinya "Peduli" pada suatu masalah. Bahkan dia membesar-besarkan hal-hal yang sudah dia lakukan pada teman-temannya. Dan dengan alasan "Peduli" dia melakukan hal-hal yang sebenarnya sama sekali tidak membantu dan malah membuat dirinya merugi saja. 

Saya masih ingat dengan 1 kalimat yang harus mulai diterapkan orang-orang yang melabelkan dirinya sebagai orang "Peduli". "Talk Less, DO More."

Percuma saja kalau anda hanya banyak bicara pada orang-orang kalau anda peduli, anda hanya menyediakan teori dan kalimat-kalimat motivasi. Itu saja kurang cukup, apalah gunanya kata-kata? Jaman sekarang, antara bibir dan hati sering berbeda. 

Jika anda memang benar-benar "Peduli" dan bukan hanya label. Saatnya anda melakukan sesuatu, bukan hanya mengirim SMS tak berguna pada seluruh teman anda. Yang isinya bahkan mengancam jika tidak menyebarkan, apalah gunanya? Anda untung? Tidak! Yang dikirimi untung? Tidak! Yang untung hanya provider anda. 

Bukankah seharusnya kita kurangi bicara dan lebih banyak bekerja. Bahkan, seorang pengusaha mengatakan kalau rahasia suksesnya adalah "Tidak Pernah Tidur Siang". Karena, jika dia tidur. Berapa menit waktunya yang akan terbuang percuma? Jadi, dia menggunakan waktunya itu sebaik mungkin untuk memajukan bisnisnya. 

Seperti anda yang mengaku "Peduli", jangan hanya buang waktu anda dengan hal-hal yang kurang penting dan hanya teori saja. Teori memang penting, tanpa teori maka tidak akan ada praktek. Namun, kalau hanya teori saja. Kapan kita akan sadar kalau itu benar atau salah? 


TALK LESS, DO MORE!
Advertisement
advertisement
Saatnya Kurangi Bicara dan Banyak Kerja | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar