Efek Negatif atau Positif?

Advertisement
advertisement
Facebook lagi-lagi membuat sensasi luar biasa. Kali ini jauh lebih dasyat dan efeknya bisa dikatakan lumayan besar. Beberapa minggu yang lalu, isu tentang penutupan Facebook pada 15 Maret 2011 sangat menarik perhatian dunia. Bahkan sempat menjadi hot issue selama beberapa hari. Tapi, sudah dengan tegas dinyatakan sebagai berita bohong alias HOAX.

Kali ini, Facebook bisa dikatakan sebagai motor penggerak Kudeta Berdarah di Tunisia. Para pengunjuk rasa menggalang dukungan lewat Facebook, Twitter dan Blackberry Messengers. Dan baru-baru ini, hal yang hampir sama terjadi di Mesir.

Bayangkan saja, pendapatan per kapita Mesir jauh lebih tinggi dari Indonesia. Namun, pemimpinnya tetap saja dituntut turun. Aneh kan?

Sekarang, apakah hal ini sesuatu yang baik atau buruk jika jejaring sosial seperti Facebook digunakan untuk menggalang dukungan demi menggulingkan pemerintahan yang dianggap tidak bisa mensejahterakan rakyat???
Advertisement
advertisement
Efek Negatif atau Positif? | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar