Tulisan Daur Ulang

Advertisement
advertisement
Dalam dunia ngeblog, banyak para 'master' yang melarang para blogger untuk menjiplak atau menyalin tulisan blogger lain. Alasannya singkat sekali, "Karena Google Tidak Suka!". Terus kalau Google tidak suka, apa masalahnya? 

Kalau Google sudah tidak suka, efeknya bisa fatal. Mulai dari blog kita tidak diindex, blog kita kena banned, atau masuk Google sandbox dan banyak lagi efek lainnya. 

Tapi, ada beberapa hal yang sepertinya tidak dilarang oleh Google, yaitu mencontek artikel di blog lain, mencuri ide artikel di blog lain ataupun mendaur ulang artikel tersebut. Untuk masalah daur ulang, kita harus sedikit berhati-hati agar tidak dituduh menjiplak. 

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendaur ulang artikel adalah : 

1. Perhatikan artikel aslinya, apakah itu benar-benar asli atau hasil jiplakan. Usahakan artikel yang didaur ulang adalah sebuah artikel murni dan asli. 

2. Perhatikan tanggal terbitnya artikel, minimal artikel itu terbit 3 bulan yang lalu. Kalau baru 1 minggu, bukan daur ulang artikel namanya. 

3. Baca artikel dengan seksama, catat poin-poin pentingnya dan lihat bagaimana struktur penulisannya. 

4. Tulis ulang dengan gaya sendiri tanpa mengubah poin-poin penting dan struktur penulisannya. 

5. Pada bagian awal artikel, berikan sedikit informasi tentang artikel asli. Misalnya, "Artikel ini saya tulis karena terinspirasi oleh tulisan Mr. Bean di blognya."

6. Terbitkan artikel karya anda. 

Ada beberapa keuntungan dari artikel daur ulang ini, yaitu artikel aslinya biasanya sudah memiliki pengunjung tersendiri. Jadi, dengan membuat yang lebih baru. Ada kemungkinan anda akan kecipratan pengunjungnya. Oke, selamat mencoba. 


Advertisement
advertisement
Tulisan Daur Ulang | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar