Perlukah Blog Campur Aduk?

Advertisement
advertisement
Tulisan ini adalah bagian dari Proyek Dearryk Marok 11

Google Adsense adalah salah satu bisnis internet yang paling disukai para blogger dan publisher. Selain Google Adsense, ada banyak sekali Alternative Adsense yang "dimainkan" oleh para blogger dan publisher khususnya yang berasal dari Indonesia. 

Sayangnya, hingga kini Bahasa Indonesia masih menjadi bahasa abu-abu. Maksudnya, tidak banyak program menghasilkan uang di internet yang menggunakan Bahasa Indonesia. Kebanyakan menggunakan Bahasa Inggris dan Spanyol. Selain itu, banyak yang mengatakan kalau harga 1 klik dari Indonesia hanya beberapa sen sementara yang 1 klik dari negara seperti Canada bisa berharga 1-5 USD. 

Mungkin karena hal itu, ada beberapa blogger Indonesia yang akhirnya menjadikan blognya campur aduk antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Apa salahnya? 

Ketika sebuah blog yang sudah sangat kental dengan nuansa Bahasa Indonesia, tiba-tiba karena anda ingin mengikuti Google Adsense berubah haluan jadi blog campur aduk. Hal ini tentunya kurang bagus dimata pengunjung anda. Seakan-akan kita hanya peduli pada Google Adsense alias UANG. 

Jadi gimana solusinya? 

Jika anda ngeblog menggunakan domain berbayar, buat saja sub domain untuk situs anda. misalnya domain anda dearryk.com, jadi sub domainnya bisa dibuat en.dearryk.com

Kalau anda ngeblognya dengan blog gratisan seperti saya, cukup buat blog baru saja. Lalu khususkan untuk  konten-konten Bahasa Inggris, tidak perlu update setiap hari. Namun, usahakan mendapatkan backlink yang berkualitas dan kalau bisa BANYAK. 

Tunggu hingga beberapa bulan atau minggu hingga blog baru anda diindex oleh Mesin Pencari. Terus tulis dan update hingga indexnya semakin banyak. Lalu blog baru anda siap digunakan untuk mencari uang. 

Lalu, akan timbul sebuah masalah baru jika ternyata blog baru anda lebih baik dari pada blog anda yang menggunakan Bahasa Indonesia. 

Jangan hapus atau abaikan blog utama anda. Pilihlah anda mau fokus pada blog yang mana, lalu jadikan blog yang satu lagi sebagai blog semi-dummy. Artinya blog tersebut adalah sebuah blog dummy namun tetap diperhatikan. 

Sekarang pertanyaannya? 

PERLUKAH KITA MENCAMPUR ADUKAN BAHASA DALAM 1 BLOG???



Advertisement
advertisement
Perlukah Blog Campur Aduk? | Ari Kurniawan | 5

1 Komentar:

  1. enak gan campur aduk, gado gado gitu. enak dimakan. hhehehehe

    BalasHapus