Masa Orientasiku Asyik

Advertisement
advertisement
Mengawali tulisan ini sambil mendengarkan lagu Zigaz yang berjudul Hanya Untuk Hari Ini. Sebuah lagu yang menurut saya sama saja dengan meminta ijin pada pacar untuk berselingkuh. Tapi, lagu ini setidaknya bisa menghibur dan menemani saya dalam menulis.

Seperti pada postingan sebelum-sebelumnya, saya sudah sering menulis kalau sekarang saya merupakan CALON siswa di SMA 1 Kuta Utara, sebuah SMA yang merupakan RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Dan sudah merupakan budaya dan tradisi kalau setiap calon siswa harus melewati yang namanya masa orientasi.

Kemarin, saya sudah kesana (SMA 1 Kuta Utara) untuk mendengarkan pengumuman seputar masa orientasi yang akan diadakan tanggal 11-13 Juli 2011 atau setelah Hari Raya Galungan dan sebelum Hari Raya Kuningan.

Ketika pengumuman diberikan oleh kakak-kakak OSIS disana, saya tidak terlalu kaget dengan alat-alat dan perlengkapan yang harus dibawa. Karena, selama di SMP saya sudah melakukan hal-hal yang mirip kepada adik-adik kelas saya. hehehe....

Walaupun terkesan akan seperti orang gila saat memakai perlengkapannya, tapi kalau dipikir-pikir setiap alat yang harus kami bawa ada nilai pendidikannya. Ditambah lagi dengan pemberian teka-teki tentang benda-benda yang harus dibawa (untung saya jago teka-teki, sehingga cukup mudah menebak semuanya).

Hal ini mengingatkan saya pada masa-masa orientasi semasa SMP, memang sih tidak se'aneh' sekarang. Tapi, suasana yang saya rasakan sama saja. Dan, ada 1 hal yang selalu saya pikirkan saat masa-masa seperti sekarang.

"Hari ini, aku yang diginikan. Tapi, tahun depan aku yang akan mengginikan. hahaha..."
Itulah tekad saya untuk tahun ini, sama seperti 3 tahun yang lalu saat masuk ke SMP. Mungkin, tahun ini saya yang harus mengalami dan melewat masa MOS yang akan menguji mental dan fisik, tapi tahun depan saya yang akan menguji mental dan fisik adik-adik kelas saya.

Bukan bermaksud balas dendam atau bagaimana, tapi saya ingin menguji bagaimana cara adik-adik kelas saya akan melewati ujian mental dari saya. Jujur saja, saya juga tidak suka melakukan perpeloncoan. Saya yakin selama MOS nanti tidak akan ada perpeloncoan, jadi mengapa saya harus melakukannya pada adik kelas saya. Benar tidak??

Tujuan MOS sudah jelas, semakin mengenalkan siswa baru pada lingkungan sekolah barunya. Seperti apa suasana MOS, seperti itulah gambaran umum suasana sekolah baru mereka. Kalau boleh saya berikan, ada sebuah slogan yang pas untuk MOS.

"Kami tertawa bersamamu, bukan mentertawakanmu."

Dalam artian, dalam MOS itu adalah saat-saat siswa baru, senior-senior dan guru untuk saling mengenal bukan untuk saling menghukum dan menjatuhkan.
Advertisement
advertisement
Masa Orientasiku Asyik | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar