5 Jenis Bisnis Mandiri di Blog

Advertisement
advertisement
Bisnis mandiri adalah bisnis yang dilakukan sendiri tanpa bantuan pihak ketiga. Jadi, kita langsung berhubungan dengan pihak kedua dalam hal ini seperti pemakai jasa, pembeli produk atau pemasang iklan. Keuntungan dari bisnis mandiri sudah sangat jelas, keuntungan jauh lebih besar karena tidak dipotong oleh pihak ketiga. Kesulitannya hanya pada komunikasi dan waktu yang dihabiskan akan lebih banyak.

Alasan saya menulis tentang bisnis mandiri di blog adalah karena saya mulai frustasi karena ditolak oleh beberapa layanan seperti Google Adsense dan Idblognetwork. Kalau untuk Google Adsense, alasan mereka sudah jelas karena blog saya berbahasa Indonesia (belum diakui) sementara Idblognetwork, blog saya belum diterima juga. Mungkin karena jumlah pengunjung yang kurang.



Jadi, untuk mengobati rasa kecewa saya. Saya bermaksud untuk membuat bisnis mandiri di blog ini. Tapi, ini kan cuma blog pribadi. Apakah ada yang tertarik dengan blog saya ini? Sepertinya sih tidak. hehehe....

Oke, agar tidak panjang lebar dan basa basi lagi. Dibawah ini saya akan menulis tentang 5 Jenis Bisnis Mandiri di Blog. Ingat! Ini hanya bisnis secara umum, saya berharap kita sebagai blogger bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada di blog dan berkreatifitas dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.


1. Menjual tempat iklan (spot iklan). Apakah beberapa bagian di blog anda terlihat kosong? Hal itu bisa dimanfaatkan. Anda bisa mengisinya dengan iklan dari pihak kedua (pemasang iklan). Tapi, sebelumnya anda harus membuat halaman khusus untuk pemasang iklan serta menyiapkan cara pembayaran yang aman.

Keuntungan utama dari bisnis jualan tempat iklan, anda bisa mengontrol iklan apa yang akan muncul di blog anda. Selain itu, anda bisa mendapatkan uang secara berkala jika pemasang iklan merasakan manfaat dari beriklan di blog anda.

Kesulitannya tentu pada menarik pemasang iklan agar mau beriklan, selain itu harus adanya aturan dan perjanjian yang menguntungkan kedua belah pihak. Yaitu, pihak anda dan pemasang iklan itu sendiri.

2. Jualan link. Bisnis jualan link memang sangat menggiurkan, tidak heran kalau banyak sekali brokerlink (makelar link) yang menawarkan jasanya. Sayangnya, uang dari pembeli link tidak semuanya masuk ke kantong para pemilik situs. Beberapa persen diambil oleh broker.

Jadi, untuk mendapat keuntungan lebih banyak. Ada baiknya anda langsung menawarkannya pada calon pembeli anda. Tawarkan selama 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Tentunya dengan harga yang sesuai dengan jumlah pengunjung, PageRank dan faktor lainnya.

Kesulitan dari jualan link secara langsung ini adalah sulitnya mencari pembeli link, karena mesin pencari sekelas Google tidak suka dengan praktek jual beli link. Jadi, solusinya anda bisa menjual link anda melalui forum seperti DigitalPoint dan Adsense-Id.

3. Jasa pembuat blog. Ingat! Tidak semua orang bisa membuat blog, atau setidaknya tidak semua orang mau menghabiskan waktunya demi membuat sebuah blog. Hal itu bisa anda manfaatkan dengan membuka jasa membuat blog. Tapi, sebelumnya anda harus menunjukan kalau anda bisa membuat blog yang berkualitas. Caranya?

Buat tampilan blog anda sebaik mungkin dan terkesan profesional. Dengan begitu, orang-orang akan percaya kalau anda bisa membuat blog yang memiliki kualitas.

Kesulitan dari bisnis jasa pembuatan blog adalah banyaknya layanan blog gratisan dan semakin menjamurnya tutorial tentang membuat blog sendiri, apalagi ditambah banyaknya layanan hosting gratisan yang semakin mempermudah orang membuat blog.

4. Jasa desain theme/template. Sedikit cerita, beberapa waktu lalu di forum Ads-Id. Ada seorang member yang membuat theme wordpress untuk minisite. Theme tersebut dibuat khusus untuk menyamarkan iklan Google Adsense. Tulisan theme tersebut lumayan besar dan theme-nya lumayan bagus.

Dia menjual 1 theme tersebut dengan harga $5 atau 50.000 rupiah (kurs 10.000). Sekarang ini, sudah banyak blogger terutama member Ads-Id yang menggunakan theme buatannya. Bayangkan berapa keuntungan yang didapatkan?

Bisnis mandiri jasa desain theme/template ini sebenarnya sangat menggiurkan, apalagi ketika ada acara besar seperti piala dunia, olimpiade, natal, Bulan Ramadhan atau acara besar lainnya. Pasti bisnis ini akan laku keras.

Justru, kesulitannya dibutuhkan software tertentu serta pengetahuan tentang kode-kode tertentu agar bisa menjalani bisnis ini.

5. Dibayar untuk menulis. Siapa bilang paid review selalu membutuhkan pihak ketiga? Anda bisa kok langsung berhubungan dengan pihak yang ingin membayar anda hanya demi menulis sebuah ulasan tentan situs, produk atau layanan mereka. Caranya?

Buat halaman khusus pemasang iklan seperti pada poin 1. Tapi, tambahkan bahwa anda menerima pekerjaan paid review dengan syarat dan harga tertentu. Atau, anda bisa menyediakan halaman kontak sehingga orang-orang yang ingin membayar anda untuk menulis bisa menghubungi anda untuk mendiskusikan harga dan syaratnya.

Kesulitan dari paid review secara mandiri ini adalah anda harus mengurus semuanya sendiri. Mulai dari apa yang akan ditulis, harganya, link yang harus dipasang dan perjanjian lainnya. Tapi, setidaknya keuntungannya tidak harus dibagi dengan pihak lainnya.

Oke, itulah 5 jenis bisnis yang bisa dijalankan secara mandiri di blog anda. Seperti yang sudah saya tulis diawal, semuanya butuh kreatifitas dalam memanfaatkan setiap peluang. 5 bisnis diatas hanya gambaran secara umum saja. Oke, selamat berbisnis.
Advertisement
advertisement
5 Jenis Bisnis Mandiri di Blog | Ari Kurniawan | 5

5 Komentar:

  1. kalau saya sekarang masih buka jasa pembuatan blog mas, untuk menjual banner statistik masih kurang.

    BTW themesnya boleh nih :D

    BalasHapus
  2. Kalau saya memang belum bisa membuka jasa pembuatan blog, karena sampai saat ini masih saja memanfaatkan layanan blog gratisan. Kalau banner iklan, statistik masih sangat kurang.

    theme yang mana mas? Kalau template blog ini kebetulan menemukan yang mirip dengan Daily Blog Tips

    BalasHapus
  3. Mau tanya gan kalau jualan link..
    Link yang di tanam di blog kita apa nggak bisa permanen?

    BalasHapus
  4. Wah... maksudnya gimana ni gan?

    Jualan Link biasanya selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahunan.

    Dari segi si pemilik blog, jualan link menambahkan link keluar yang kurang baik bagi kualitas blognya. Tapi, bisa mendapatkan uang.

    Sementara dari segi si pemasang link, hal itu menguntungkankan dari segi SEO dan promosi.

    Kalo permanen, bayarannya haruslah sesuai kontrak/perjanjian. Kalo mau permanen, mungkin lebih baik melakukan tukar link.

    BalasHapus
  5. sipp gan artikel nya... jadi nambah ilmu seputar blog ne... maklum saya blogger pemula... http://bibie-blogger.blogspot.com/

    BalasHapus