6 Tips Inovasi Bisnis Ala Google

Advertisement
advertisement
Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2011 sepertinya memberikan masukan-masukan luar biasa bagi para pengusaha muda di Indonesia. Walaupun saya tidak menghadiri acara tersebut, tapi saya selalu berusaha mencari tau tentang acara tersebut lewat portal-portal berita.

Kali ini, saya menemukan sebuah berita yang sepertinya cukup menarik untuk dibahas. Mungkin karena ada embel-embel Google di judulnya, saya jadi cukup tertarik untuk membaca lebih lanjut tentang berita tersebut. Ya, walaupun saya kurang mengerti topiknya, setidaknya saya bisa menambah pengetahuan.



Mike Orgill adalah salah satu perwakilan dari Google Singapura yang mendapat kesempatan untuk berbicara di PPKI 2011. Dalam kesempatannya, dia membagikan 6 tips inovasi yang harus terus dikembangkan oleh pengusaha bisnis digital di Indonesia.

Berikut ini adalah tips-tipsnya :

1. Inovasi harus mengandung unsur keterbukaan. Jika anda memiliki produk, fitur, atau layanan baru untuk bisnis anda, ada baiknya untuk selalu melakukan rilis terhadap masyarakat. Apalagi jika ada kendala teknis yang sedang anda alami, sangat disarankan agar mempublikasikan masalah tersebut, supaya masyarakat bisa mengerti kalau perusahaan anda sedang berusaha memperbaiki masalah tersebut.

2. Inovasi adalah tentang manusia. Intinya, anda harus membuat inovasi yang menunjukan rasa peduli perusahaan anda kepada pelanggannya. Ada baiknya, 20% waktu kerja perusahaan digunakan untuk melayani pelanggan secara intensif. Kalau mau lebih mudah, buatlah sebuah komunitas (forum) yang bisa mendekatkan pelanggan/pengguna pada perusahaan anda.

3. Inovasi adalah tentang rangsangan. Buatlah inovasi yang merangsang rasa ingintahu konsumen anda, atur segala strategi agar konsumen mau mencoba produk/layanan terbaru perusahaan anda. Anda bisa menggunakan video, gambar atau hal lain yang menarik perhatian indra para konsumen anda.

4. Inovasi adalah perpaduan antara ide dan teknologi. Sehebat apapun ide yang terpikirkan, tidak akan ada gunanya kalau tidak didukung oleh teknologi yang memadai. Sebaliknya, teknologi secanggih apapun juga tidak akan bermanfaat tanpa ide besar untuk mengembangkan dan memanfaatkannya bagi kehidupan manusia.

5. Inovasi harus mendekati evolusi. Artinya, inovasi tersebut setidaknya bisa mengubah pola hidup manusia. Misalnya, sekarang ini ponsel pintar sangat banyak dipakai oleh banyak orang. Bahkan dianggap bisa menggantikan personal computer (PC) di masa mendatang.

6. Inovasi butuh keberanian. Kalau perusahaan anda cuma melakukan inovasi-inovasi luar biasa, tapi tidak punya keberanian untuk mempublikasikannya dan membiarkan konsumen yang menilai. Maka itu akan menghambat perkembangan kreatifitas di perusahaan anda.

Bicara soal keberanian dalam bisnis digital, ada sebuah slide presentasi di acara yang sama (PPKI 2011) yang disampaikan oleh David Wayne Ika, CEO Lintas.me.



David menjelaskan membangun perusahaan digital sangat butuh keberanian. Namun, keberanian itu harus disertai riset dan alasan yang kuat. Cara melakukan riset dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut :

1. Untuk siapa anda mendirikan perusahaan digital? (Fokus pada segmen/topik tertentu)

2. Apa tujuan anda mendirikan perusahaan digital? (Perusahaan anda harus memberikan solusi bagi permasalahan yang menjadi perhatian anda)

3. Mengapa anda mendirikan perusahaan tersebut? (Mendapat keuntungan, Memperluas jaringan atau misi sosial)

Lalu, setelah bisa menjawab tantangan tersebut. Hal berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat business plan.

1. Buat perencanaan bisnis anda, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

2. Coba lempar ke pasaran dan lihat bagaiman respon konsumen terhadap produk yang anda tawarkan.

3. Anda harus punya mentor yang bisa memonitor perusahaan anda dan memberikan masukan-masukan.

4. Anda harus memikirkan pendanaan dari investor.

Dan setelah perusahaan digital anda diluncurkan, ada baiknya anda mulai mempertimbangkan konten, layanan berbayar dan tempat iklan untuk mendapatkan uang dari web anda. Atau anda bisa mencari cara lainnya sesuai kreasi web anda.
Advertisement
advertisement
6 Tips Inovasi Bisnis Ala Google | Ari Kurniawan | 5

3 Komentar:

  1. Rencana emank penting sih, dan belajar pun tetep penting menurutku tapi yg jauh lebih penting adalah gimana kita akhirnya mau langsung praktek, karena klo cuma rencana doank, terus belajar kesana-kesini, tapi masih takut buat nyoba ya percuma.... so yg paling penting gak perduli orang mau ngajarin atau bilang apa, ya coba aja dulu... :)

    BalasHapus
  2. Betul tu, praktek (action) sangat penting. Percuma kalau punya ide yang luar biasa dan belajar dari guru paling hebat, tapi akhirnya tidak berani praktek. Setuju sama pendapat Om Ferdinand.

    BalasHapus