Melindungi Diri di Facebook

Advertisement
advertisement
Kali ini saya akan kembali membahas soal salah satu jejaring sosial kesukaan saya pribadi dan mungkin kesukaan anda juga yaitu, Facebook. Saya menyukai Facebook karena kebanyakan teman saya masih menggunakan Facebook dan belum pindah ke jejaring sosial lain seperti Twitter atau Google Plus.

Sayangnya, banyak kasus yang diakibatkan secara tidak langsung oleh Facebook dan kebanyakan kasus menimpa para remaja (13-19 tahun). Dan, hal ini menyebabkan banyak orangtua yang menjadi khawatir dengan aktifitas anak remajanya di jejaring sosial tersebut.



Tapi, sebagai remaja seharusnya kita sendiri bisa membentengi diri dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi di Facebook. Hal-hal buruk yang bisa terjadi di Facebook misalnya tersebarnya informasi-informasi yang sebenarnya menjadi rahasia pribadi, tersebarnya foto atau video yang seharusnya tidak tersebar atau yang paling buruk adanya ancaman dari pihak lain.

Ancaman di Facebook bukan hanya mengintai remaja putri, terkadang remaja putra juga mengalami cyber bullying di Facebook. Lalu bagaimana cara melindungi diri di Facebook???


1. Jangan berikan informasi lengkap. Beberapa orang terlalu percaya pada Facebook sehingga memberikan segala informasinya di Facebook atau mengisi semua isian di kolom informasi/data diri. Padahal, hal itulah yang sangat berbahaya. Terutama saat anda mengisi nomor telepon atau alamat rumah yang terlalu lengkap. Hal itu bisa mengundang niat-niat jahat dari orang-orang jahat.

2. Jangn mengunggah foto yang 'istimewa'. Yang saya maksud sebagai foto istimewa adalah foto yang seharusnya boleh dilihat oleh beberapa orang saja atau foto yang dibuat untuk pribadi saja. Misalnya, ada beberapa remaja putri yang mengunggah fotonya yang baru selesai mandi atau sedang berada di kamar mandi.

Selain kurang sopan dan beretika, mengunggah foto-foto seperti itu sangatlah berbahaya bagi diri remaja putri itu sendiri. Kalau remaja putra (yang sedang jatuh cinta) biasanya mengunggah fotonya yang sedang bermesraan dengan kekasihnya, kalau orangtua si gadis tau dan tidak setuju bisa bahaya tu...

3. Atur Privasi. Facebook telah memberikan fitur pengaturan privasi sehingga kita bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat status, teman dan kiriman kita. Kebanyakan orang tidak memperhatikan pengaturan privasinya di Facebook.

Kalau menurut saya, pengaturan yang aman adalah sebagai berikut :

- Status, foto dan kiriman anda (Hanya Teman)
- Bio dan kutipan favorit (Hanya Teman)
- Keluarga dan hubungan (Hanya Teman)
- Foto dan video yang menandai anda (Teman dari Teman/Hanya Teman)
- Pandangan agama dan politik (Semua Orang)
- Tanggal Lahir (Semua Orang/Teman dari Teman/Hanya Teman)
- Izin komentar di kiriman anda (Teman dari Teman/Hanya Teman)
- Tempat Anda mendaftar masuk (Hanya Teman)
- Informasi Kontak (Lainnya)

Pengaturan ini cukup protective dan terkesan sangat menjaga kerahasiaan si pemilik akun, tapi hal ini bisa menjauhkan si pemilik akun dari bahaya yang mungkin ada Facebook. Kalau anda merasa sudah bisa lebih bertanggungjawab, maka anda bisa mengubahnya. 

4. Sembuyikan email login. Kebanyakan orang malas mengubah email loginnya dan malah memunculkannya di informasi kontak, hal ini berbahaya apalagi jika anda punya musuh atau ada orang yang tidak suka dengan anda. Jadi, solusinya anda harus menyembunyikan email login anda dan menggantinya dengan email lainnya.

Dengan hal tersebut, bahaya hacker bisa diminimalkan.

5. Berani melakukan sesuatu. Jika anda merasa kalau ada seseorang yang melakukan hal kurang menyenangkan pada anda di Facebook, maka langsunglah blokir orang tersebut. Kalau anda sudah berteman dengan orang tersebut, langsung putuskan hubungan pertemanan dengannya dan langsunglah blokir orang tersebut.

Banyak orang akan memilih membuat akun baru jika ada orang yang melakukan tindakan kurang menyenangkan di Facebook. Padahal, ada cara yang jauh lebih mudah.

6. Jangan memancing 'bahaya'. Hal ini terutama saat anda belum mengatur privasi anda. Facebook adalah tempat dimana banyak sekali orang yang melihatnya. Jadi, jangan sekali-kali memancing bahaya dengan menulis status yang tidak baik, tidak sopan ataupun melecehkan orang lain.

Yang paling berbahaya, adalah ketika ada orang yang tersinggung dengan status yang anda tulis. Status yang mengumbar informasi pribadi anda juga sangat tidak baik, jangan kira setelah anda menulis status, 100 minggu kemudian status itu tidak akan ditemukan lagi. Jadi, ingat selalu slogan Think Before Posting.

Nah, sekianlah tips melindungi diri di Facebook. Selama kita bisa bertanggungjawab dan bisa melindungi diri, Facebook adalah tempat yang menyenangkan.
Advertisement
advertisement
Melindungi Diri di Facebook | Ari Kurniawan | 5

5 Komentar:

  1. bagus nih mas tipsnya, karena FB sekarang bisa jadi sarana penipuan.

    BalasHapus
  2. Bukan hanya penipuan, segala jenis kejahatan bisa terjadi karena atau terkait dengan FB...

    BalasHapus
  3. kalo soal facebook, yang pertama nyantol di pikiran saya adalah masalah privasi.
    kok anak jaman sekarang begitu mudahnya membagi informasi pribadi mereka di internet. #soktua

    BalasHapus
  4. Privasi di Facebook sebenarnya sudah diatur cukup baik, sayangnya banyak member yang tidak peduli.

    Kalo remaja kebanyakan tidak begitu peduli dengan privasi mereka, bahkan cenderung memamerkannya.

    BalasHapus
  5. bagus banget tipsnya mudah-mudahan banyak para pengguna FB sadar akan hal ini dan membaca tips diatas, salam sukses

    BalasHapus