Ngeblog Biaya Murah

Advertisement
advertisement
Setelah menyaksikan E-Lifestyle di Metrotv yang membahas tentang teknologi berbiaya murah yang kebetulan mengundang salah seorang pakar IT, Onno W Purbo. Maka, saya pun kepikiran tentang hal yang mirip. Kalau acara tersebut membahas tentang teknologi berbiaya murah yang sangat membantu, maka saya akan membahas bagaimana caranya ngeblog dengan biaya murah (hemat biaya).

Ngeblog dengan biaya murah bukan hanya berarti menggunakan layanan gratisan untuk mengelola dan membuat blog. Ngeblog dengan biaya murah artinya menggunakan semua hal yang berhubungan dengan blog kita dengan biaya yang semurah mungkin atau kalau bisa gratis.

Lalu, bagaimanakah cara ngeblog yang berbiaya murah?



Namun, sebelum saya membahas ngeblog dengan biaya murah. Saya hanya ingin mengingatkan kalau ngeblog dengan biaya murah bisa memiliki beberapa efek yang tergantung dari keberuntungan, ketekunan dan kecerdasan anda dalam memanfaatkan peluang.

Selain itu, buang jauh-jauh anggapan kalau ngeblog dengan biaya murah pasti tidak akan sukses dan tidak bisa menghasilkan banyak manfaat. Suksesnya sebuah blog bukan tergantung pada biaya yang dipakai untuk membangunnya, namun lebih kepada bagaimana cara mengelolanya.


Langsung saja, berikut ini adalah cara-cara ngeblog dengan biaya murah :

1. Siapkan perangkat nyata yang murah. Yang dimaksud perangkat nyata adalah sesuatu yang kita gunakan untuk mengakses internet. Bisa berupa komputer, laptop, komputer tablet, smartphone, ataupun HP. Kalau anda mau murah, tentunya anda bisa memilih HP. Tapi, ingat dengan keterbatasannya. Sementara kalau memilih laptop mungkin lebih mahal, tapi mungkin lebih baik hasilnya.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan perangkat nyata ini dengan murah? Gampang! Anda bisa mencari di koran atau KasKus dan mencari perangkat bekas yang masih berkualitas. Atau, siapa tau anda menang undian dan mendapatkan secara gratis. hehehe...

2. Jangan ngeblog di rumah. Salah satu cara agar bisa ngeblog dengan biaya yang cukup murah adalah jangan ngeblog di rumah. Mengapa? Kalau anda ngeblog di rumah, anda harus membayar apa yang anda gunakan dan habiskan seperti listrik.

Kalau mau hemat, anda bisa saja ngeblog di rumah teman sambil mengerjakan tugas, ataupun ngeblog di kantor (tapi ingat kerja). Selain itu, kalau bisa jangan gunakan koneksi pribadi untuk ngeblog tapi gunakan WiFi.

(Atas komentar dari Mas Ayub Adiputra, sepertinya ngeblog di rumah akan lebih murah dengan perhitungan ngeblognya tidak selama berjam-jam dan menggunakan paket internetan yang unlimited)

3. Gunakan layanan gratisan. Siapa bilang kalau blog gratisan tidak sukses? Blog ini saja sukses kok. hehehe... Kalau anda hanya mau ngeblog untuk menghabiskan waktu luang dan menulis, anda bisa saja menggunakan layanan wordpress.com atau blogdetik.com.

Atau, kalau anda mau lebih serius. Anda bisa menggunakan hosting gratisan, walaupun namanya gratisan beberapa diantaranya punya kualitas yang sama dengan hosting berbayar. Atau, anda bisa menggunakan shared hosting untuk semakin menekan biaya.

4. Domain tak harus berbayar. Mungkin kebanyakan orang masih saja beranggapan kalau situs dengan domain berbayar pasti bagus. Tapi, sekarang ini domain berbayar tidak selalu berkualitas. Bahkan, ada beberapa situs dengan domain gratisan yang memiliki kualitas yang lumayan bagus.

Namun, domain gratisan memiliki resiko yang lebih besar untuk dibanned oleh Google. Tapi, kalau anda bermain secara aman, itu tidak jadi masalah. Domain berbayar pun bukan merupakan jaminan kalau bisa bersaing dengan baik di mesin pencari dan tidak dibanned mesin pencari.


5. Inti ngeblog berbiaya murah. Seperti kata Onno W Purbo, inti dari teknologi berbiaya murah adalah berbagi dan menekan harga produksi semurah mungkin. Walaupun, beberapa diantaranya sangat rentan dan hampir melanggar hukum. Tapi, disanalah menariknya.

Lalu bagaimana dengan ngeblog berbiaya murah? Ngeblog dengan biaya murah sangat jauh dari melanggar hukum kecuali anda melanggar hak cipta seseorang yang sudah dipatenkan.

Intinya, anda harus bisa memanfaatkan semua yang murah dan gratisan. Tentunya harus diikuti dengan ketekunan, kecerdasan dan keberuntungan.
Advertisement
advertisement
Ngeblog Biaya Murah | Ari Kurniawan | 5

2 Komentar:

  1. Hehe...saya jurang setuju dengan point 2. Alasannya sih karena saya rasa untuk sekedar menghidupkan Laptop tidak terlalu banyak menghabiskan watt listrik hehe... Malah saya rasa kalau blogging di Warnet itu mahal. Apalagi kalau tiap hari. Misal 1 hari 1 jam 2500, 30 hari sudah 75 ribu. Kalau blogging di rumah pakai Unlimited cuma 45 ribu sebulan. Biaya listrik nggak mungkin lebih dari 20 ribu sebulan untuk Laptop saja. Hehe...hanya opini dan pengalaman pribadi sih, happy blogging mas :D

    BalasHapus
  2. Iya juga, mas. Saya lupa menghitung biaya di warnetnya, sehingga langsung saja menganggap kalau di warnet akan lebih murah...

    Tulisannya akan saya edit sedikit supaya lebih pas lagi. Terimakasih sudah mengingatkannya... hehehe...

    BalasHapus