3 Lelaki Berbeda di Copassus

Advertisement
advertisement
Copassus adalah nama sebuah kelompok siswa yang berada di kelas X.1 (sepuluh satu) SMAN 1 Kuta Utara pada tahun ajaran 2011/2012. Entah siapa pencetus dan apa kepanjangannya, tapi kami sudah terbiasa menggunakannya dalam keseharian.

Untuk kali ini, saya akan membahas mengenai 3 laki-laki yang memiliki pengaruh di kelas kami. Mungkin mereka adalah orang-orang yang tidak terduga, tapi disadari atau tidak mereka memberikan pengaruhnya masing-masing dan memiliki efeknya masing-masing.

1. Yande Artha Gautama



Kami akrab memanggilnya Yande, dia bisa dikatakan sebagai "Sule"nya sepuluh satu. Tanpa dia, kelas terasa seperti sayur tanpa garam. Dia juga terkenal sebagai "penunggu kelas"  karena biasanya dia sudah ada di kelas ketika siswa yang lain mungkin masih di jalan menuju ke sekolah.

Di kelas sepuluh satu, Yande mendapat kehormatan sebagai penggurus kelas tepatnya Sekretaris 2. Dalam bidang akademik, dia memiliki kelebihan di bidang Ilmu Pengetahuan Alam seperti Biologi dan Fisika serta pelajaran Bahasa Daerah (Bali).

Banyak yang mengatakan kalau Yande adalah laki-laki yang "gimana gitu". Dia terkadang agak 'lebay' tapi dia bukan orang yang 'alay'. Dia juga terkadang bisa sangat serius dan juga bisa diajak bercanda.


Yande mendapat panggilan akrab dari kami di kelas sepuluh satu yaitu G*****.  Panggilan itu pertama kali diberikan oleh Andre, salah satu orang yang dekat dengan Yande tapi juga terkadang bertengkar dengannya.

2. I Putu Adhitya Pinandita Sukmana



Adhitya atau Adit adalah teman sebangku saya semenjak duduk di SMA, 3 bulan yang lalu. Dia mendapat kehormatan sebagai ketua kelas karena Hadika, ketua kelas sebelumnya, menjadi calon pengurus OSIS di sekolah kami.

Dia memiliki bakat di bidang menyanyi, guru seni kami saja mengakui hal itu. Dia juga memiliki beberapa prestasi sewaktu SMP dulu. Adhitya sebenarnya cukup narsis dan ekspresif, hal itu terbukti dari beberapa video menyanyi yang tersimpan di laptopnya. Andai saja saya bisa men-copy video itu dan menyebarkannya di youtube.

Adit juga memiliki bakat di bidang sepakbola. Kadang-kadang di bidang akademik dia juga pintar, tapi kadang juga dia agak kebingungan.

Menurut beberapa orang yang saya tanya, Adit ini memiliki tampang yang lumayan serta kepribadian yang baik. Bagaimana rasanya ya kalau menjadi pacarnya Adit? Tapi, Adit sudah punya pacar dan sangat langgeng dengan pacarnya. Semoga akhirnya menikah dan mengundang saya.

3. Nyoman Sukearsana



Pertama saya mendengar namanya, saya kira dia orang Jepang. Karena banyak yang memanggilnya "Suke". Padahal nama panjangnya sangat Bali sekali, Sukearsana. Dia adalah laki-laki yang punya banyak bakat dan talenta di kelas kami. Dia punya kepintaran di bidang akademik serta non-akademik. Bahkan ada seorang teman saya yang mengatakan kalau dia itu nyaris sempurna sebagai laki-laki kelas 1 SMA. Tapi, Tuhan jauh lebih sempurna.

Orang-orang terdekatnya biasa memanggilanya K*****. Dia adalah orang yang ekspresif, dia suka bernyanyi sambil menari kalau sedang tidak ada kegiatan. Dia adalah calon pengurus OSIS di sekolah kami.

Tidak banyak yang bisa saya ceritakan soal Suke, selain karena tidak begitu mengenal dia. Dia juga jarang di kelas karena lomba ataupun karena kegiatan OSIS lainnya.

Itulah 3 Lelaki berbeda di Copassus. Yande dengan kelucuannya, Adit dengan kepemimpinannya, dan Suke dengan kecampuradukannya.

Salam,

-dearryk-
Advertisement
advertisement
3 Lelaki Berbeda di Copassus | Ari Kurniawan | 5

3 Komentar: