Semangat Pecel Lele

Advertisement
advertisement
Selamat Pagi Semua!

Walau kamu membaca artikel ini pada pagi, siang, sore atau malam hari. Ucapan diatas tetap sama. Ini adalah sebuah semangat yang deArryk dapatkan dari seekor sebuah seporsi pecel lele. Yap, pecel lele, sebuah makanan yang dianggap sebagai makanan kelas bawah di Indonesia. Biasanya ditemui di gerobak pinggir jalan saat hari menjelang malam. "kasta"-nya pun bisa disetarakan dengan makanan pinggir jalan lainnya.

Variasi dari menu pecel lele yang merakyat ini pun nyaris tidak ada, semua warung menggoreng lelenya, lalu disandingkan dengan sambel pecel, lalapan plus nasi putih. Ah, pokoknya kalau sering-sering makan pecel lele pasti rasanya bosen abis deh.

Citra  diatas rasanya berubah total ketika kita melihat Lele Lela. Yap, usaha yang dirintis oleh om Rangga Umara ini seperti memanjakan lele. Sepertinya, lele mana pun rela digoreng asalkan disajikan di Lele Lela. Nama Lela sendiri bukanlah siapa-siapa bagi om Rangga, ini hanyalah singkatan dari "Lebih Laku", sebuah doa untuk Lele Lela. 

Nah, hubungannya dengan ucapan selamat pagi dipembuka  artikel karena di setiap cabang Lele Lela tidak kenal salam lain selain "Selamat Pagi".

Kata om Rangga, hal ini karena kata"Pagi" merujuk pada semangat baru. Bisa juga diartikan sebagai kesegaran yang merujuk pada bahan makanan yang selalu segar. Ini juga sebuah motivasi bagi para pegawai dan pengunjung untuk selalu bersemangat.

Bicara sedikit soal menu di Lele Lela, jumlahnya tidak begitu banyak. Mungkin jumlahnya hanya sekitar 6 menu khusus lele. Dan katanya, yang paling menjadi favorit dan membuat orang gila adalah Lele Saus Padang. Yummy...


Keunikan lain dari Lele Lela adalah gratisannya. Iya, walaupun biasanya waralaba itu agak pelit. Tapi, tidak begitu dengan usaha satu ini. Setiap orang yang berulangtahun, bisa makan gratis. Dan yang lebih gila, setiap orang yang bernama Lela, bisa makan gratis seumur hidup. Dengan syarat : 1. menunjukan KTP/Kartu Pelajar dan 2. tidak mengganti namanya. 

Masalah harga, harganya tidak bisa dikatakan murahan walaupun hanya lele. Tapi, harganya juga bukan harga hotel bintang 5. Dengan uang 12.000 sepertinya sudah cukup untuk membawa pulang atau menyantap salah satu menu lele disana. 

Nah, yang paling deArryk tunggu-tunggu adalah pembukaan cabang Lele Lela di Bali, khususnya di Denpasar, Badung dan sekitarnya. Supaya deArryk tidak hanya mendengar kabar atau melihat gambar, tapi langsung bisa menyambar. Nyam... nyam... 
Advertisement
advertisement
Semangat Pecel Lele | Ari Kurniawan | 5

6 Komentar:

  1. Saya juga penggemar berat pecel lele mas :D

    Wah, kapan ya Lela Lele buka cabang di Solo? Pasti saya serbu deh, kelihatannya yummy banget sih! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sendiri penggemar ikan, karena lele termasuk ikan jadi saya juga gemar. :D

      Mungkin akan segera buka di Solo, mas. Soalnya ini usaha waralaba, jadi kalau ada orang yang tertarik di Solo. Pasti cepat dibuka disana.

      Hapus
  2. Sepertinya sudah pernah lihat warung ini deh, tapi di mana saya lupa.

    Atau, mungkin hanya kloningannya kali ya. Indonesia kan suka latah, mana yang lagi ngehits, berbondong-bondong orang bikin [tiruannya]...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bukan tiruannya, mbak. Tapi, lebih ke cabangnya atau waralabanya saja.

      Bisa juga itu cuma kloningannya.. :D

      Hapus
  3. Blogwalking, bagus" bro, ayo kalo ada info tentang band indie bali bisa di info ke kita dan akan kita post artikelnya di SobatBali http://sobatbali.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke, bro. Kalo ada info soal band dan brand top terbaru segera saya infokan ke Sobat Bali.

      Hapus