Tips Memilih Ekskul

Advertisement
advertisement
Ekstrakurikuler atau kerennya disebut ekskul adalah salah satu kegiatan yang biasanya ada di sekolah menengah hingga bangku kuliah. Kenapa ada ekskul? Tujuannya sih memberi kesempatan sebesar-besarnya bagi para pelajar untuk menyalurkan minat dan bakatnya.

Selain itu, diharapkan lewat ekskul ini para pelajar bisa mendapat prestasi tambahan dan nilai tambahan. Selain itu, juga bisa menambah pengalaman serta teman baru.

Tapi, memilih ekskul itu susah-susah gampang, apalagi kalau di sekolah/kampus kalian ada lebih dari 30 ekskul. Pasti bingung kan mau pilih yang mana. Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kalian jadikan pedoman untuk memilih ekskul.

Sesuaikan dengan bakat, minat, hobi dan kemampuan.

Jangan bergabung dengan ekskul karena minat saja tapi tidak memiliki bakat dan kemampuan yang mumpuni di bidang tersebut, nanti pada akhirnya tidak akan memberikan hasil yang maksimal padamu. Misalnya mengikuti ekskul bola basket, fisika atau renang padahal tidak berbakat, sehingga nantinya tidak pernah masuk dalam tim untuk perlombaan dan selalu menjadi anak bawang.

ekskul basket

Jangan terpengaruh teman atau pacar (ikut-ikutan)

Sering banget ada temen yang suka ngajak untuk ikut ekskulnya atau sekedar iseng aja ramai-ramai ikut ekskul atas dasar kebersamaan dan solidaritas. Semuanya kembali lagi sama bakat, minat dan kemampuan. Jika hanya ikut-ikutan, ekskul akan terasa tidak asyik dan berat. Mungkin kalian tidak akan bertahan lama.

Sesuaikan dengan jadwal

Jangan memilih ekskul yang waktu kegiatannya bentrok dengan jadwalmu yang lain. Misalnya, ekskul sepakbola latihan setiap jumat dan sabtu sore, tapi kamu juga harus ikut bimbingan belajar (bimbel) di waktu yang sama.

Konsultasi dengan orangtua dan guru

Orangtua dan guru biasanya tau yang terbaik bagi kalian. Jadi, sangat ragu-ragu untuk berkonsultasi kalau kalian masih bingung atau ragu. Kalau orangtua atau guru yang kenal kalian dengan baik mengatakan 'jangan ikut', jika alasannya wajar, maka turutilah. Doa restu orangtua dan guru penting bagi anak-anaknya. Tapi, kalau kalian bisa meyakinkan orangtua dan guru, bisa saja kok mendapat izin dari mereka.

Hindari yang dapat mengurangi nilai

Jangan sampai ketika mengikuti kegiatan ekskul di sekolah, justru membuat prestasi belajar menjadi menurun. Bisa jadi karena terlalu lelah dan sibuk dengan kegiatan ekskul, kalian jadi jarang belajar dan mengerjakan pr di rumah dan dalam jangka pendek akan membuat dimarah guru tapi dalam jangka panjang bisa membuat nilai rapor menurun.

ekskul jurnalistik

Hanya bergabung dengan yang resmi

Mungkin saja ada kegiatan kesiswaan atau kemahasiswaan yang berjalan tanpa sepengatuhan dan seizin pihak sekolah. Hindari bergabung dengan kegiatan tersebut jika memang dilarang karena nantinya bisa berdampak negatif.

Lihat orang-orang di dalamnya

Jangan ikut ekskul hanya karena namanya saja yang keren tapi, lihat juga siapa pembimbingnya, siapa pelatihnya, siapa pesertanya dan apa saja prestasinya. Jika ikut dalam ekskul yang orang-orangnya tidak peduli, maka ujung-ujungnya kalian hanya mendapat kesia-siaan saja.

Oh ya, bagi kalian yang masih bingung memilih ekskul. Ada cara mudahnya nih.

Kalau di sekolah kalian diperbolehkan memilih 2 ekskul. Maka pilihlah salah satunya tentang bidang studi misalnya biologi, matematika, fisika, kimia atau akuntansi dan satu lagi adalah olahraga seperti renang, sepakbola, basket, futsal dan lainnya.

Bagi kalian yang suka berorganisasi (berinteraksi dengan orang banyak) maka pramuka, paskibra dan jurnalistik bisa menjadi pilihan yang tepat. Oke, selamat memilih ekskul.
Advertisement
advertisement
Tips Memilih Ekskul | Ari Kurniawan | 5

1 Komentar:

  1. nah betul banget tuh gan, kalo ikut ekskul cuma garagara ikut-ikutan ya ga bakal bener ekskul nya.

    BalasHapus