Hari Valentine 2013

Advertisement
advertisement
Nggak kerasa kalau besok udah Hari Valentine yang katanya hari kasih sayanglah, hari tukar kadolah atau hari spesial. Tapi, gimana buat para jomblo? Yah, kasih sayang itu kan nggak harus ditujukan kepada pacar atau pasangan, bisa juga pada orangtua atau sahabat. *ngeles

Sayangnya, Hari Valentine kali ini harus saya lalui begitu saja, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Toh tidak ada kewajiban yang mengharuskan untuk merayakannya dan tidaklah melanggar hukum jika tidak merayakannya kan?

Bagi kalian yang tetap merayakannya. Silakan banget. Tunjukan perasaan sayang kalian kepada orang terkasih. Namun, bagi kalian yang menganggap bahwa menunjukan kasih sayang harus dengan melakukan yang berlebihan. Kalian salah!

Coba deh renungkan, kenapa Hari Valentine lebih identik dengan coklat dibanding dengan kondom??? 



Karena, Hari Valentine itu hari dimana kita berbagi kasih sayang pada dunia dan bukan hanya kepada pasangan. Dan lebih benar lagi jika setiap hari adalah hari kasih sayang. Bukan berarti setiap hari kita harus memberi coklat pada pasangan, tapi setiap hari kita harus berbagi kasih sayang kepada dunia. 

Seperti yang pernah saya tulis pada 2012 lalu tentang Inspirasi Kado Valentine, bahwa kado terbaik adalah kasih sayang. Sesuatu yang tidak dapat dibeli, tidak ternilai dan tidak mudah didapatkan. 

Lalu kenapa cokelat dan bukan kondom? 

Seperti yang dijelaskan bahwa Valentine lebih kepada kasih sayang secara universal dan bukan hubungan antara seorang lelaki dan wanita. Kan nggak mungkin anak SD memberikan kado berupa kondom kepada teman yang dianggapnya paling baik. 

Selain itu, cokelat memang terbukti bermanfaat bagi jiwa dan raga seseorang. (baca : Kenapa Coklat Cocok Untuk Kado Valentine)

Dan terakhir, coba deh renungkan sekali lagi tentang perayaan Hari Valentine. Memang sih tidak ada yang melarangnya. Tapi, cobalah tidak menghamburkan terlalu banyak uang atau melakukan hal yang 'aneh' saat Valentine. 

Advertisement
advertisement
Hari Valentine 2013 | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar