Film Tema Robot tapi Berbobot

Advertisement
advertisement
Memasuki jam-jam terakhir liburan sekolah, kalau boleh jujur, rasanya liburan sebulan itu sangat singkat. Tapi, di sisi lain, sekolah pasti akan sangat menyenangkan karena bisa bertemu dan berkumpul kembali dengan teman-teman. Ke kantin bareng, jalan-jalan bareng bahkan nyontek pun bareng. 

Hari ini (Sabtu, 13 Juli 2013), RCTI menayangkan Doraemon The Movie. Judulnya sih Pertarungan Nobita Melawan Pasukan Robot Megathobia. Kalau judul resminya sih Doraemon : Nobita and the Steel Troops. Ada juga yang mengatakan judulnya The Platoon of Iron Men atau The Robot Army.

Sederhananya, film tersebut adalah salah satu dari Doraemon The Movie yang menceritakan petualangan Nobita dan teman-temannya untuk menyelamatkan bumi dari serangan robot dari planet Megathobia. Mereka juga bertemu teman baru seperti Juto (Pippo) dan Lilulu. 

Kenapa saya membahas film ini? 

Pertama, film ini adalah salah satu film 'jadul' dengan tema robot. Yap, film ini sudah dirilis di Jepang pada tahun 1986 lalu. Tapi, di-remake kembali pada 2011 lalu.Saya memang suka dengan film yang memiliki tema robot seperti Gundam, Transformer, hingga Pacific Rim. 

Kedua, film ini bisa disebut sebagai film yang walaupun memiliki tema robot tapi tetap punya nilai-nilai yang berbobot seperti persahabatan, tidak menyerah dan peduli sesama. Walaupun masih ada unsur pertempuran, tapi unsur persahabatan terasa lebih kental dalam film ini. 

Berbeda dari kebanyakan film dengan tema robot, film Doraemon : Nobita and The Steel Troops ini lebih banyak menyajikan drama dan petualangan dibandingkan pertempuran. Jelas saja, film ini merupakan anime yang ditujukan untuk anak-anak. 



Setelah dibuat ulang (remake) pada 2011 lalu, judulnya pun sedikit berubah menjadi Doraemon : Nobita and The New Steel Troops. Dari segi cerita, film ini tidak banyak berubah dari versi lamanya, hanya durasinya berkurang beberapa menit. 

Robot besar dalam film ini, Zanda Cross (Zanda Claus) sangat mirip dengan Hyaku Shiki (MSN-00100 Hyaku Shiki) dalam anime Mobile Suit Zeta Gundam yang tayang di Jepang antara tahun 1985 - 1986.

Banyak yang mengira kalau robot tersebut dibuat oleh Kunio Okawara, desainer Gundam. Tapi, ternyata yang mendesain robot tersebut adalah Takaya Kenji. 

Kembali ke alur cerita, bagian-bagian menyentuh dari film ini adalah ketika Nobita dan Shizuka secara tidak sengaja telah mempengaruhi perasaan Lilulu dan Pippo melalui tindakan-tindakan mereka. Seperti Nobita yang menyelamatkan Pippo ketika diserang ataupun Shizuka yang merawat Lilulu hingga sembuh. 

Pamungkasnya adalah ketika Lilulu 'mengorbankan' dirinya untuk menyelamatkan umat manusia dengan mengubah masa lalu saat dua robot leluhurnya masih dikerjakan oleh seorang professor di planet Megathobia. Para robot diprogram ulang, bukan untuk menaklukan tapi diberikan perasaan dan cinta. 

Nobita dan teman-temannya pun kembali hidup damai di bumi. Suatu siang, dia melihat Lilulu terbang di angkasa. Lilulu dan Pippo tidak lagi menjadi robot pemusnah, tapi mengawasi bumi dari angkasa. 
Advertisement
advertisement
Film Tema Robot tapi Berbobot | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar