Fokus #30HariNonStopNgeblog

Advertisement
advertisement
#30HariNonStopNgeblog adalah semacam kompetisi yang sedang diadakan oleh Dblogger, yaitu komunitas blogger detik. Tujuan dari kompetisi ini sebenarnya menggerakan kembali para blogger yang sudah lama diam untuk kembali aktif. Para blogger ditantang untuk posting SETIAP HARI selama kompetisi ini berlangsung.

Saya sendiri ikut dalam kompetisi tersebut sebenarnya untuk menantang diri sendiri, memaksa "pabrik ide" saya untuk berproduksi setiap hari.

Kalau mau jujur, menyelesaikan kompetisi #30HariNonStopNgeblog sebenarnya mudah saja. Siapkan saja 30 artikel, lalu lalukan schedule selama 30 hari ke depan. Dengan begitu, setiap hari, blog kita akan ter-update dengan sendirinya.


Tapi, saya tidak suka cara seperti itu. Unsur "kompetisi"-nya terasa kurang kalau caranya seperti itu. Lagian, saya adalah tipe yang menyukai tantangan. Seperti sebuah pepatah kuno, "Tantangan hanya muncul dihadapan orang yang mampu melewatinya."

Untuk itulah, selama kurang lebih 21 hari kedepan, saya akan lebih fokus untuk mengikuti #30HariNonStopNgeblog melalui blog saya di gedeari.blogdetik.com

Jujur saja, saya tidak mencari hadiahnya. Apalagi dengan kualitas blog dan tulisan saya yang sangat "baru" di komunitas blogdetik dan sifat buruk saya, yaitu jarang blogwalking. Juara bukan target utama saya pada kompetisi ini, tapi memaksa "pabrik ide" saya untuk bisa berproduksi terus menerus.

Jika "pabrik ide" saya sudah terbiasa untuk memproduksi ide-ide segar setiap harinya, maka ke depannya aktivitas ngeblog saya di blog ini pastinya akan lebih rajin lagi.

Padahal, saya masih punya segudang project lain yang sebenarnya harus segera diselesaikan sebelum Desember 2013 ini. Masalahnya, mulai Januari 2014 nanti, kemungkinan besar saya akan fokus untuk UN dan SBMPTN.

Oke, sekian dulu tulisan ini. Ya, semoga saja ada yang baca. Caio...
Advertisement
advertisement
Fokus #30HariNonStopNgeblog | Ari Kurniawan | 5

2 Komentar:

  1. tapi menyiapkan langsung 30 artikel rumit juga sob. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi, setidaknya itu lebih mudah dari pada harus menulis setiap hari. apalagi kalau tiba-tiba ada kesibukan mendadak.

      Hapus