Semangat Sumpah Pemuda dalam Ngeblog

Advertisement
advertisement
Sumpah Pemuda itu... ehm... Sumpah Pemuda dideklarasikan oleh para pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928. Ceritanya, dulu perjuangan bangsa Indonesia masih berpusat di daerah, terpisah-pisah baik di Jawa maupun luar Jawa.

Nah, para pemuda pun akhirnya membulatkan tekad untuk bersatu dan membuat ikrar yang akhirnya menghasilkan Sumpah Pemuda. Intisari dari Sumpah Pemuda adalah pengakuan para pemuda Indonesia bahwa mereka bertanah air satu, berbangsa satu dan satu bahasa.

Kenapa saya sempat ragu diawal tulisan ini, ya karena saya dengan mudah bisa mengetahui pengertian Sumpah Pemuda lewat bantuan Wikipedia, dengan mudah mencari tahu apa saja isi sumpah pemuda yang dibacakan 85 tahun yang lalu. Bahkan saya bisa tau siapa-siapa saja yang terlibat dalam peristiwa bersejarah tersebut.


Tapi, bukan itu masalahnya. Setelah 85 tahun berlalu, masihkah semangat sumpah pemuda diingat oleh pemuda di tahun 2013 ini?

Katanya bertanah air dan berbangsa satu, tapi kenapa masih sering ada yang tawuran?

Katanya bertanah air satu, tapi kenapa justru tidak bangga dengan kekayaan negeri sendiri?

Katanya berbangsa satu, tapi kenapa tidak berbuat apa-apa buat bangsa ini?

Katanya satu bahasa, tapi kenapa malas belajar bahasa sendiri dibanding bahasa asing?

Karena saya seorang blogger, nggak asik dong kalau Semangat Sumpah Pemuda tidak diaplikasikan dalam ngeblog.

Semangat Bertanah Air Satu


Tanah air adalah seluruh darat dan lautan di Indonesia. Karena dalam ngeblog tidak ada tanah air, maka kita umpamakan dengan platform yang digunakan. Indonesia sebenarnya tidak (belum) punya platform yang benar-benar 100% buatan anak negeri.

Sebagai blogger yang punya semangat Sumpah Pemuda, setidaknya punyalah blog yang terurus di penyedia blog lokal seperti blogdetik atau kompasiana. Jujur aja nih, saya masih kesulitan untuk yang satu ini. Soalnya, belum ada platform lain yang senyaman blogger.com bagi saya.

Semangat Berbangsa Satu


Jumlah pengguna internet di Indonesia pada akhir 2012 lalu diperkirakan sekitar 55 juta orang. Dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, kita jauh lebih banyak. Tapi, dalam penggunaan domain lokal, .id (Indonesia) masih kalah jauh dari .my (Malaysia) dan .sg (Singapura).

Kebanyakan blogger Indonesia memilih memakai Top Level Domain (TLD) seperti .com dan .net. Saya sih sebenarnya mau menggunakan .id, sayangnya saat mendaftarkan domain pada awal tahun 2012, saya belum punya KTP, padahal syarat mendapat .id adalah punya KTP/SIM/Pasport yang masih berlaku.

Lalu, apa sih keuntungan memakai .id dibanding TLD? Coba baca Blogger Nasional.Is.Me yang saya tulis November 2012 lalu.

Semangat Satu Bahasa


Berapa jumlah blog yang berbahasa Indonesia? Ehm... saya sendiri kurang tau. Kebanyakan blog berbahasa Indonesia dimiliki oleh anak-anak muda seperti saya yang mengisi blognya dengan lebih banyak curahan hati dan keinginan individu.

Sementara blogger yang berorientasi ke bisnis, cenderung lebih menggunakan bahasa asing jika target pasarnya berasal dari luar negeri. Kini, blog berbahasa Indonesia jumlahnya semakin banyak karena memang pasar di dalam negeri sudah lebih menjanjikan.

Saya sudah menuliskan 5 Alasan Bertahan Ngeblog Berbahasa Indonesia pada Juli 2012 lalu. Yang salah satu alasannya karena saya merasa bangga dengan bahasa Indonesia yang telah berhasil mempersatukan negeri ini.

Seperti kata presiden pertama Indonesia, Soekarno

"Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia.” 

(Dikutip dari Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia)
Advertisement
advertisement
Semangat Sumpah Pemuda dalam Ngeblog | Ari Kurniawan | 5

2 Komentar:

  1. mengisi dan memperingati hari sumpah pemuda memang bisa dilakukan dengan cara apapun, ya termasuk salah satunya ngeblog dan menjadi blogger yang "baik".. sayang ane belum main kalo soal domain ame hosting,,, masih pake yang gratisan.. hehe... rencananya tahun depan akan mulai main domain ame hosting.. :) salam sumpah pemuda...

    BalasHapus