Paper Replika

Advertisement
advertisement
Paper Replika / Paper Model / ichi no gami adalah pengembangan dari Origami. Kita semua tau kan bahwa origrami adalah seni melipat kertas dari Jepang yang menggunakan selembar kertas. Bedanya, paper replika adalah seni merakit beberapa lembar kertas (tidak terbatas) hingga menjadi bentuk yang diinginkan.

Teknik yang dibutuhkan bermacam-macam mulai dari menggunting, memakai cutter, melipat, membuat kurva, mengelem dan membentuk kertas.

Saya mulai mencoba membuat paper replika sendiri setelah berkenalan dengan PERI. Bukan peri dari negeri dongeng yang bisa terbang dan bercahaya, tapi Paper Replika Indonesia (PERI). 




Kenapa tertarik dengan paper replika? Mungkin karena  sebagian besar alat dan bahannya sudah ada di kamar saya. Sekalian untuk mengisi liburan akhir semester dan tahun baru, supaya liburan selama 2 minggu ini tidak hanya dihabiskan di depan laptop atau menonton TV saja.

Kelebihan dari paper model ini antar lain :

1. Lebih murah dari model plastik,, besi atau resin.
2. Fleksibel, bisa dikerjakan dimana saja.
3. Banyak bentuk yang bisa dibuat seperti karakter, kendaraan sampai bangunan.
4. Bisa dimodifikasi sesuai keinginan.
5. Bisa mendesain sendiri, asalkan memiliki waktu, sense of art dan softwarenya. Dijamin bisa mendesain sendiri.Software yang digunakan bisa macam-macam, bahkan  katanya CorelDRAW saja bisa.

Kekurangannya sih ada :

1. RIBET. Berbeda dengan model plastik, paper model ini jauh lebih ribet karena bisa saja robek atau lecek bahkan basah karena kesalahan pengeleman.
2.Tingkat kerapihan hasilnya tergantung keahlian perakitnya.
3. Mudah rusak, apalagi jika bersentuhan dengan air dan api. 

Saya memang belum bisa mendesain sendiri paper replika, tapi saya sudah cukup senang dan puas bisa merakitnya. Walaupun hasilnya masih jelek dan tidak rapi. Merakit paper replika itu seperti bermain puzzle yang perlu kesabaran dan ketelitian.

Berikut ini adalah 2 model yang pernah saya buat sejauh ini, menggunakan kertas HVS biasa (90 gsm), gunting dan lem FOX.



Advertisement
advertisement
Paper Replika | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar