Sepasang Sepatu dan Cinta

Advertisement
advertisement
Sepasang sepatu bukan hanya melindungi kaki kita dari panas, kotor dan beceknya jalan tapi terkadang juga membuat kita tampil lebih keren. Walaupun hampir selalu "terinjak-injak" dan selalu mendapat tempat paling bawah, ternyata sepatu bisa memberi kita pelajaran berharga tentang cinta.

Anggaplah hubungan cinta seperti sepasang sepatu, maka banyak hal-hal berharga yang akan kita dapat dari sepasang sepatu sederhana.

 
It's Takes Time

Saat pertama kali memakai sepatu yang baru dibeli, rasanya pasti enggak nyaman banget. Tapi, lama kelamaan, setelah dipakai berkali-kali, kita pun akan merasa nyaman.

Sama seperti pacaran, ketika First Date terasa super awkward itu wajar aja kok. Lama-kelamaan setelah saling kenal, kita pun akan merasa nyaman. Tapi, itu memerlukan waktu.

To Keep or Not To Keep

Saat memakai sepatu, kita punya hak untuk memakainya kapan saja dan kemana saja. Saat sepatunya sudah tidak muat, solnya rusak, berlubang sehingga membuat kaki tidak nyaman, kita punya hak untuk membuangnya.

Begitu juga dengan pacaran, ketika pacara sudah tidak lagi membuat kita nyaman bahkan justru sudah menyakiti, kita punya hak penuh untuk membuangnya, eh, memutuskannya.

Its' Not About Physycal

Semua sepatu yang terlihat bagus akan membuat kita nyaman ketika memakainya.

Sama seperti gebetan, tidak selamanya cewek super cantik/cowok super ganteng akan memperlakukan kita dengan baik atau cocok dengan kita. Bisa saja cewek/cowok biasa, teman kita selama ini yang justru membuat nyaman dan paling mengerti kita.


 Beware of Warning Sign

Saat memakai sepatu, kita merasa nyaman ketika pertama kali mencoba, tapi setelah beberapa kali, kaki mulai terasa sakit, mungkin karena bahan yang kurang nyaman sehingga kaki jadi sakit dan lecet. Saat tanda ini mulai muncul, kita akan memilih untuk melepas sepatu tersebut.

Sama halnya dengan pacaran, saat tanda-tanda hubungan akan berakhir atau melihat banyak "gejala" bermunculan, saatnya memikirkan kemungkinan putus.

Kaki akan terasa nyaman setelah membuka sepatu, putus juga membuat kita merasa nyaman.

Know the Strength

Sepasang sepatu cocoknya hanya untuk ke pesta. Sepatu lainnya bisa melindungi kita disaat musim hujan. Yang lain bisa melindungi kaki dari panasnya jalan aspal. Jadi, tidak ada sepatu sempurna yang bisa dipakai di setiap kondisi.

Sama halnya dengan kekasih kita. Kita harus mampu menerima kekurangan dan kelebihannya, karena itulah yang akan membuat kita merasa sempurna

Never Get Enough

Kebanyakan orang tidak merasa puas dengan hanya memiliki sepasang sepatu. Selalu ada alasan untuk membeli sepatu baru tanpa pernah menetapkan batas.

Dalam mencari pasangan hidup, kita boleh memakai perinsip yang sama. Saat gebetan yang sedang dekat tidak sesuai dengan "batas" yang kita diinginkan, jangan dipaksakan. Masih banyak yang lain di luar sana yang mungkin lebih cocok.


Making Own Choice

Saat membeli sepatu, kita sering meminta nasihat pada teman atau keluarga. Tapi, keputusan akhirnya tetap ada di tangan kita, karena kitalah yang akan memakainya.

Sama seperti memilih kekasih. Nasihat orang lain itu emang penting, tapi keputusan akhirnya tetap berada di tangan kita, karena kitalah yang akan memakai, eh salah, berpacaran dengannya. Jadi, kitalah yang paling tahu siapa yang paling cocok. 

Don't Face Too Hard

Sebagus apapun sepatu itu, jika nomornya kebesaran atau kekecilan, pastinya hanya akan menyakiti hati kaki kita saja. Jadi, jangan dipaksakan.

 Begitu juga dengan gebetan, jika emang tidak cocok, ya jangan dicocok-cocokan!

Last : There's Another

Hanya karena sepasang sepatu telah membuat kaki kita terasa sakit, bukan berarti kita berhenti memakai sepatu. Pasti ada sepatu lain yang akan nyaman dan pas di kaki kita.

Ketika kita disakiti oleh seseorang, bukan berarti kita berhenti untuk jatuh cinta. Yakinlah, pasti ada orang lain di luar sana yang akan membuat kita kembali percaya kepada cinta. 
Advertisement
advertisement
Sepasang Sepatu dan Cinta | Ari Kurniawan | 5

0 Komentar:

Posting Komentar